<
Sekiranya kau titip rindu di mawar itu
Aku kan mengenangmu dalam semedi dan doa-doa yang tak terjemahkan
Mengukir waktu yang lesap ke udara hingga menyambar semesta
Siluetnya luruh pada ranting-ranting senja
Jendela hatiku lembut mematri senyummu
Hingga paras pagi yang ngungun tersirap bagai anggur yang ranum dimusim petik
Hanya ‘tuk mengeja lapal cinta dan cita-cita di hati
May 10th, 2007 at 2:28 am